Pontianak (Suara Pontianak) – Ribuan warga memadati Masjid Agung Al-Falah Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Barat, untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (26/8/2026) malam.Ribuan Jamaah memadati Masjid Al-Falah Pontianak dalam memperingati Maulid Nabi. SUARAPONTIANAK/SK
Mengangkat tema “Merefleksikan Akhlak Rasulullah SAW sebagai Fondasi Kedamaian Hidup”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jamaah untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi diisi tausiah oleh Al Habib Muhammad Alawi Baharun. Dalam ceramahnya, jamaah diajak untuk semakin mengenal, mencintai, serta menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan.
Usai menyampaikan tausiah, Al Habib Muhammad Alawi Baharun mengaku bersyukur dapat hadir dan memberikan pesan kepada ribuan jamaah yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah saya senang, pesan saya semoga jamaah di sini lebih perhatian lagi dengan sunnahnya Nabi, lebih semakin cinta lagi kepada Nabi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Masjid Agung Al-Falah, KH Ahmad Fauzy, menjelaskan bahwa tema refleksi yang diangkat tidak berhenti pada pemahaman keagamaan semata. Nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW diharapkan benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, akhlak Rasulullah SAW dapat menjadi pedoman masyarakat dalam membangun hubungan sosial yang harmonis, penuh kedamaian dan saling menghargai.
“Maksudnya refleksi itu kehidupan sehari-hari cerminan, akhlak Nabi itu dilaksanakan, seperti dalam pergaulan sehari-hari. Istilahnya itu di antara hubungan sosial itu isinya damai, tenang, tidak usah berkelahi, bertengkar, menyalahkan orang lain sebagainya. Pokoknya momen untuk Maulid sekarang ini adalah supaya hidup damai, tenang di masyarakat,” kata KH Ahmad Fauzy.
Ia mengatakan, semangat Maulid Nabi seharusnya menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam bersikap dan berinteraksi dengan sesama.
Menurutnya, kehidupan bermasyarakat akan menjadi lebih tenteram apabila setiap orang mampu menerapkan nilai-nilai akhlak yang dicontohkan Rasulullah SAW, termasuk menghindari permusuhan dan perselisihan.
“Itulah yang diinginkan dari peringatan yang sekarang ini dengan mencontoh, meneladani Rasulullah SAW bagaimana akhlak beliau, sebagaimana dikatakan bahwa Rasulullah tidak suka dengan namanya permusuhan,” tuturnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al-Falah Sungai Jawi tersebut pun menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan jamaah sekaligus memperkuat nilai-nilai persaudaraan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, jamaah diharapkan tidak hanya semakin mencintai Rasulullah SAW, tetapi juga mampu mengamalkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman, masyarakat diharapkan dapat membangun kehidupan sosial yang lebih damai, tenang, saling menghormati, dan penuh keharmonisan. [SK]