Kunjungan yang berlangsung di Ruang Pontive Center tersebut menjadi bagian dari evaluasi DPRD terhadap penerapan dan pengembangan teknologi informasi yang dikelola Diskominfo Kota Pontianak.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pontianak Juwita Dewi mengatakan, pihaknya meninjau langsung pengelolaan CCTV yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Pontianak, sekaligus melihat berbagai perangkat dan fasilitas pendukung yang digunakan dalam menjalankan layanan berbasis teknologi.
“Sejauh ini kami dari Komisi II sangat puas. Kami juga berterima kasih kepada Diskominfo karena ini sesuatu yang sangat luar biasa untuk layanan CCTV dan aplikasinya,” ujar Juwita.
Menurutnya, berbagai aplikasi dan layanan digital yang dikelola Diskominfo telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi dan mengakses layanan pemerintah. Karena itu, pengembangan teknologi tersebut dinilai perlu terus mendapat dukungan agar dapat berjalan lebih optimal.
Juwita mengatakan dukungan Komisi II terhadap pengembangan layanan digital salah satunya dapat diwujudkan melalui dukungan penganggaran. Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk menjaga keberlangsungan sekaligus meningkatkan kualitas berbagai layanan teknologi yang telah tersedia.
“Kita tentu berharap apa yang sudah baik ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan, sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Pontianak Syamsul Akbar mengapresiasi kunjungan Komisi II DPRD Kota Pontianak. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran legislatif untuk melihat secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi Diskominfo, terutama dalam pengelolaan CCTV serta fasilitas yang mendukung Pontianak Smart City.
“Tujuan utama mereka ingin mengevaluasi pengelolaan CCTV yang ada di Dinas Kominfo dan melihat beberapa fasilitas yang kita miliki dalam rangka mengelola Pontianak Smart City,” katanya.
Syamsul menilai perhatian dan evaluasi dari DPRD menjadi motivasi bagi Diskominfo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap dukungan Komisi II dapat semakin memperkuat pengembangan Pontianak Smart City, khususnya dari sisi investasi dan pendanaan.
“Kalau dianggap layanan kita sudah cukup baik, tentunya itu juga menjadi cambuk bagi kami untuk menjadi lebih baik lagi ke depan,” tuturnya.
Ia menambahkan, dukungan anggaran sangat diperlukan untuk menunjang pengembangan berbagai layanan serta fasilitas teknologi yang dikelola Diskominfo. Ketersediaan infrastruktur dan perangkat teknologi yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan digital pemerintah daerah.
Dengan dukungan legislatif dan eksekutif, Diskominfo Kota Pontianak optimistis pengembangan Pontianak Smart City dapat terus ditingkatkan. Pengelolaan CCTV, aplikasi pelayanan, serta berbagai fasilitas teknologi diharapkan semakin terintegrasi dan mampu memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat. [SK]