Wali Kota Pontianak Dorong Lahirnya Atlet Muda Lewat Kejuaraan Tenis Meja Antarpelajar

Editor: Admin author photo

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ikut berlaga usai membuka Kejuaraan Persatuan Tenis Meja Keluarga Kudus Kotabaru (PTM K3) di Lapangan Paroki Keluarga Kudus Kotabaru.SUARAPONTIANAK/SK
Pontianak (Suara Pontianak) – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa kompetisi olahraga seperti tenis meja menjadi salah satu sarana penting dalam menjaring bibit-bibit atlet berprestasi sejak usia dini. Hal itu disampaikannya saat membuka Kejuaraan Tenis Meja Antarpelajar yang digelar Persatuan Tenis Meja Keluarga Kudus Kota Baru (PTM K3), 8–9 Juni 2026 di Lapangan Paroki Keluarga Kudus Kotabaru.

Kegiatan yang memasuki tahun kedua pelaksanaan ini diikuti 61 peserta dari 11 SD dan 13 SMP di Kota Pontianak.

Menurut Edi, kemampuan seorang atlet tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan latihan, pembinaan, serta kesempatan bertanding secara berkelanjutan.

“Setelah adik-adik bermain dan berlatih, di sinilah kemampuan itu dikompetisikan. Kita berharap dari kegiatan seperti ini akan lahir atlet-atlet tenis meja yang bisa membawa nama baik sekolah, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dan mudah-mudahan sampai tingkat nasional,” ujarnya, Senin (8/6/2026) sore.

Selain menjadi ajang pencarian bakat, Edi menilai kejuaraan ini juga berperan penting sebagai ruang mempererat silaturahmi antar pelajar, pelatih, atlet, orang tua, dan pecinta olahraga tenis meja di Kota Pontianak. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin PTM K3 maupun Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Pontianak.

Pemerintah Kota Pontianak, lanjutnya, berkomitmen terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga melalui perangkat daerah terkait, KONI, serta pengurus cabang olahraga.

“Pemerintah Kota Pontianak memberikan support melalui Disporapar, KONI, termasuk anggaran pembinaan kepada pengcab dan kegiatan-kegiatan yang bisa dikolaborasikan dengan pemerintah kota, dunia usaha, maupun para pecinta olahraga,” jelasnya.

Edi juga berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia menekankan bahwa peran wasit, pelatih, dan pendamping sangat penting dalam menjaga suasana kompetisi tetap berjalan tertib dan adil.

Menurutnya, tenis meja merupakan cabang olahraga yang membutuhkan ketekunan, refleks, konsentrasi, serta latihan yang konsisten sejak usia dini.

“Kalau kita lihat atlet dunia di televisi, luar biasa. Sulit sekali mematikan bola karena selalu bisa dikembalikan. Itu semua lahir dari latihan sejak kecil, bahkan dari usia SD dan di bawah 10 tahun sangat mungkin lahir atlet nasional hingga internasional,” katanya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota berharap kejuaraan ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga pelajar di Kota Pontianak.

“Selamat bertanding. Semoga acaranya berjalan sukses dan dari sini lahir atlet-atlet terbaik yang membanggakan Kota Pontianak,” pungkasnya.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play