PRP Kedua Jadi Magnet Ekonomi, Ketua DPRD Pontianak Dorong Event Lebih Besar Tahun Depan

Editor: Admin author photo

PRP Sukses Geliatkan Ekonomi UMKM, Tahun Depan Harus Dikolaborasikan dengan Program Pemerintah.SUARAPONTIANAK/SK
Pontianak (Suara Pontianak) – Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin menilai pelaksanaan Pekan Raya Pontianak (PRP) kedua di Rumah Radakng memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM di Kota Pontianak.

“Pelaksanaan PRP di tahun kedua ini dilaksanakan selama dua minggu. Bertempat di Rumah Radakng, ternyata PRP mampu menjadi magnet masyarakat untuk hadir ke sini. Dari informasi yang saya dapatkan, selama pelaksanaan ini bisa tembus dua puluh ribu pengunjung,” ujar Satarudin saat menghadiri malam penutupan PRP, Rabu (13/5) malam.

Meski hujan mengguyur lokasi acara pada malam penutupan, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Ribuan pengunjung terlihat memadati area PRP untuk menikmati berbagai hiburan yang disuguhkan, mulai dari arena permainan, pertunjukan musik, hingga aneka kuliner UMKM dengan harga terjangkau.

Pada kesempatan itu, Satarudin juga mengapresiasi langkah Bapenda Kota Pontianak yang membuka pelayanan pembayaran PBB di lokasi kegiatan.

“Ini bukti nyata jika program pemerintah turut hadir di masyarakat. Di sana, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan dari pemerintah sekaligus menikmati suguhan yang ada di PRP,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara penyelenggara event dan pemerintah harus terus diperkuat. Selain pelayanan PBB, kegiatan tersebut juga melibatkan tim dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak serta petugas BPBD unit pemadam kebakaran sebagai bentuk dukungan lintas sektor.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi bersama,” tambahnya.

Satarudin berharap pada pelaksanaan PRP tahun depan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak dapat ikut berpartisipasi dengan membuka stand pelayanan publik. Ia juga mendorong keterlibatan BUMN, BUMD hingga instansi vertikal agar masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi dan layanan dalam satu kegiatan.

“Selain menghidupkan UMKM, ini menjadi penekanan saya agar tahun depan bisa diselaraskan,” pintanya.

Ia juga menginginkan agar PRP ketiga mendatang dikemas lebih besar, lebih kreatif, dan semakin menarik sehingga menjadi agenda yang dinantikan masyarakat, tidak hanya warga Pontianak tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Barat hingga luar daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia PRP, Solihin mengatakan antusiasme masyarakat selama pelaksanaan kegiatan sangat tinggi. Berdasarkan data panitia, selama sepuluh hari pelaksanaan, pelaku UMKM kuliner mampu meraih omzet kotor hingga Rp20 juta.

“Artinya perputaran uang di kegiatan ini lumayan besar. Roda ekonomi mampu berputar meski di tengah kondisi ekonomi seperti ini,” ungkapnya.

Total terdapat 65 stand UMKM yang ikut meramaikan PRP tahun ini. Pihaknya optimistis event tersebut akan kembali digelar tahun depan dengan konsep yang lebih besar dan lebih matang.

Menurut Solihin, gagasan Ketua DPRD Pontianak untuk melibatkan lebih banyak OPD, BUMN, BUMD hingga instansi vertikal akan menjadi perhatian panitia agar dapat direalisasikan pada pelaksanaan mendatang.

“Ide beliau ini harus direalisasikan. Sebab beliau ingin di acara ini, masyarakat juga bisa mendapatkan pelayanan dari setiap lembaga pemerintahan. Ini bentuk kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Artinya ke depan PRP akan dikemas semakin apik,” pungkasnya optimistis.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play