Pontianak (Suara Pontianak) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Pontianak mencatat peningkatan jumlah penumpang selama pelaksanaan program stimulus tarif yang berlangsung sejak 20 Juni hingga 15 Agustus 2026. Kenaikan penumpang tercatat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Suasana penumpang PT PELNI saat turun dari kapal. SUARAPONTIANAK/SK
Kepala Cabang PT Pelni Pontianak, Fitriyaningsih, mengatakan tingginya minat masyarakat memanfaatkan program stimulus tarif menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan jumlah pengguna jasa transportasi laut. Momentum libur sekolah juga turut memberikan kontribusi terhadap lonjakan penumpang.
“Masih dalam periode stimulus ya, dari 20 Juni sampai 15 Agustus. Kalau penumpang sendiri dari Pontianak ada kenaikan dibanding tahun kemarin. Keberangkatan ada lima kali keberangkatan, total penumpang sekitar 4.400 orang, dibanding tahun kemarin 3.700 orang di periode yang sama,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Berdasarkan data Pelni Pontianak, sebanyak 4.400 penumpang tercatat berangkat melalui lima kali pelayaran selama periode stimulus berlangsung. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang hanya mencapai sekitar 3.700 penumpang.
Menurut Fitriyaningsih, selain adanya potongan tarif yang membuat biaya perjalanan lebih terjangkau, kenaikan harga tiket pesawat juga menjadi faktor yang mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi laut.
“Kalau kita lihat trennya, tahun ini lebih bagus. Banyak masyarakat tertarik menggunakan stimulus, mungkin untuk sekalian libur sekolah, jalan-jalan. Selain itu melihat kenaikan tiket pesawat, banyak penumpang beralih ke Pelni,” katanya.
Ia menilai transportasi laut kini kembali menjadi pilihan masyarakat, terutama untuk perjalanan jarak jauh antardaerah yang menawarkan biaya lebih ekonomis dibanding moda transportasi lainnya.
Seiring meningkatnya jumlah penumpang, Pelni juga terus melakukan berbagai upaya peningkatan pelayanan guna memberikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan. Perbaikan dilakukan pada sejumlah aspek yang langsung dirasakan penumpang, mulai dari kebersihan kapal, kualitas konsumsi, hingga standar keselamatan pelayaran.
“Yang jelas kita pasti melakukan peningkatan yang menyentuh langsung ke penumpang, yaitu kebersihan, makanan, dan keselamatan,” pungkasnya.
Pelni berharap program stimulus tarif yang masih berlangsung hingga pertengahan Agustus 2026 dapat terus dimanfaatkan masyarakat. Selain membantu meringankan biaya perjalanan, program tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor transportasi laut serta meningkatkan mobilitas masyarakat selama musim liburan. [SK]