KONI Kalbar Tinjau Venue Arung Jeram Porprov XIV di Sekadau, Pastikan Kesiapan dan Standar Keselamatan

Editor: Admin author photo

Jelang Porprov 2026, KONI Kalbar Tinjau Venue Arung Jeram di Biaban Sekadau. SUARAPONTIANAK/SK
Sekadau (Suara Pontianak) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat melakukan peninjauan langsung ke venue cabang olahraga (cabor) arung jeram di Sungai Menterap, kawasan Biaban Rafting Adventure, Desa Biaban, Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau, Selasa (28/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat Tahun 2026.

Peninjauan difokuskan pada kondisi infrastruktur, sarana dan prasarana pendukung, akses menuju lokasi, serta aspek keselamatan yang menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan cabang olahraga arung jeram.

Porprov XIV Kalimantan Barat dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 14 November 2026. Cabang olahraga arung jeram menjadi salah satu nomor pertandingan yang akan digelar di luar Kota Pontianak, dengan Biaban Rafting Adventure ditetapkan sebagai pusat pelaksanaannya.

Kawasan wisata yang berada di Sungai Menterap tersebut bukan lokasi baru bagi dunia olahraga arung jeram Kalimantan Barat. Pada tahun 2023, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Barat telah menggunakan lokasi yang sama sebagai venue Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Arung Jeram, sehingga dinilai memiliki potensi dan pengalaman dalam menggelar kompetisi resmi.

Ketua KONI Kabupaten Sekadau, Sunardi, mengatakan pemilihan kawasan Biaban sebagai venue Porprov sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam mengembangkan wisata minat khusus berbasis olahraga alam sebagai salah satu destinasi unggulan daerah.

Menurutnya, pelaksanaan pertandingan arung jeram tidak hanya memberikan dampak positif bagi pembinaan atlet dan pengembangan olahraga prestasi, tetapi juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan serta menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

“Penyelenggaraan Porprov di kawasan Biaban menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan potensi wisata olahraga Kabupaten Sekadau kepada masyarakat Kalimantan Barat. Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang promosi daerah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Porprov Kalbar 2026, Damianus Yordan, hadir bersama Koordinator Venue Porprov, Jumadi. Keduanya melakukan verifikasi lapangan terhadap berbagai aspek yang menjadi syarat utama sebuah venue pertandingan.

Pemeriksaan dilakukan mulai dari kondisi alur sungai yang akan digunakan sebagai lintasan perlombaan, kesiapan fasilitas pendukung, area penonton, akses transportasi menuju lokasi, hingga sistem keselamatan dan penanganan darurat yang harus tersedia selama pertandingan berlangsung.

“Peninjauan ini sangat penting untuk memastikan seluruh aspek teknis maupun nonteknis di venue arung jeram memenuhi standar, sehingga pertandingan dapat berjalan lancar, sportif, dan aman bagi seluruh atlet,” ujar Damianus.

Sebagai Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kalimantan Barat, Damianus menegaskan bahwa kesiapan venue menjadi faktor penting dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan Porprov XIV. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta terus mematangkan berbagai persiapan mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat.

Ia mengajak Pemerintah Kabupaten Sekadau, Pengurus Provinsi FAJI Kalbar, Pengurus Kabupaten FAJI Sekadau, serta KONI Kabupaten Sekadau untuk terus memperkuat koordinasi dan mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan yang masih diperlukan.

Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar venue arung jeram di Biaban dapat memenuhi standar kompetisi dan memberikan pengalaman terbaik bagi para atlet maupun ofisial yang akan hadir dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Dengan persiapan yang matang, venue arung jeram Sungai Menterap di Biaban Rafting Adventure diharapkan mampu menjadi salah satu lokasi pertandingan unggulan dalam Porprov XIV Kalimantan Barat 2026. Selain mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi, ajang ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata olahraga Kabupaten Sekadau ke tingkat yang lebih luas.

Penyelenggaraan Porprov XIV Kalbar tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga terbesar di provinsi ini, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan promosi daerah yang menjadi tuan rumah berbagai cabang olahraga. [SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play