Sopir Bus Damri Tewas Terlindas Trailer Saat Perbaiki Kendaraan di Jalan Khatulistiwa

Editor: Admin author photo

Truck Trailer yang mengalami kecelakaan lalu lintas dengan sebuah Bus Damri yeng mengakibatkan supir Bus Damri meninggal dunia di lokasi kejadian. Jum’at (12/06/2026).SUARAPONTIANAK/SK
Pontianak (Suara Pontianak) – Kecelakaan maut merenggut nyawa seorang sopir Bus Damri di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Sabtu (13/6/2026). Korban bernama Dimas Pratama Wijaksono (32) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlindas truk trailer saat berusaha memperbaiki bus yang mengalami gangguan mesin.

Peristiwa tragis itu terjadi ketika Bus Damri bernomor polisi KB 7701 S yang dikemudikan korban mengalami kerusakan dan terpaksa berhenti di badan jalan. Dalam upaya agar perjalanan dapat kembali dilanjutkan, Dimas turun dari kendaraan untuk mengisi air radiator yang mengalami kekurangan cairan pendingin.

Namun nahas, saat korban berada di bagian depan bus dan fokus melakukan perbaikan, sebuah truk trailer Hino bernomor polisi KB 8734 AT yang datang dari arah belakang menabrak bagian belakang kendaraan yang sedang berhenti tersebut.

Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Aris, menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat bus mengalami gangguan mesin di ruas Jalan Khatulistiwa.

“Awalnya Bus Damri mengalami kerusakan mesin dan berhenti di Jalan Khatulistiwa. Sopir sedang menambah air radiator dengan posisi berada di depan bus,” ujar Kompol Aris saat dikonfirmasi.

Menurutnya, dari keterangan saksi di lokasi, truk trailer yang dikemudikan Agung Wibowo datang dari arah belakang dan menabrak bemper belakang sebelah kanan bus yang sedang berhenti di badan jalan.

“Truk trailer yang datang dari arah belakang menabrak bagian bemper belakang sebelah kanan Bus Damri yang sedang berhenti,” jelasnya.

Benturan keras tersebut menyebabkan bus bergerak secara tiba-tiba. Korban yang berada di depan kendaraan terdorong hingga terjatuh dan kemudian terlindas. Akibat luka yang sangat parah, Dimas dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan area kejadian, mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi korban.

“Usai menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban,” kata Aris.

Sementara itu, pengemudi truk trailer dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti guna mendukung proses penyelidikan.

Kompol Aris menambahkan, penanganan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut kini telah dilimpahkan kepada Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Satlantas Polresta Pontianak untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.

“Kasus ini ditangani Unit Laka Lantas Polresta Pontianak untuk proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut,” tegasnya.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan fatal yang melibatkan kendaraan besar di jalan raya. Selain menjadi duka bagi keluarga korban, kejadian tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintas di sekitar kendaraan yang berhenti karena mengalami gangguan teknis.

Kepolisian mengimbau para pengemudi agar selalu menjaga jarak aman, memperhatikan kondisi lalu lintas di depan kendaraan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi kendaraan yang sedang berhenti di badan jalan guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play