Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Kapuas Pontianak Timur, Polisi Lakukan Identifikasi

Editor: Admin author photo

Keterangan Foto, Jenazah pria mengapung di sungai kapuas tanpa identitas yang ditemukan warga dan sedang dilakukan evakuasi. Minggu (21/06/2026).SUARAPONTIANAK/SK
Pontianak (Suara Pontianak) – Warga Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengapung di aliran Sungai Kapuas, tepatnya di kawasan Kelurahan Banjar Serasan, Jalan Tanjung Harapan Gang 98, Minggu (21/6/2026) malam.

Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membengkak dan tersangkut di tiang rumah warga yang berada di tepian sungai sekitar pukul 20.30 WIB.

Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Pontianak Timur, AKP Suryadi, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya mayat yang tersangkut di kawasan Sungai Kapuas.

“Kami menerima informasi dari warga bahwa ada mayat yang tersangkut di tiang rumah di tepian Sungai Kapuas. Setelah menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan evakuasi,” ujar Suryadi saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026).

Berdasarkan keterangan sementara sejumlah saksi, korban pertama kali terlihat dalam kondisi mengambang dengan posisi tertelungkup di bawah tiang rumah warga.

“Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membengkak. Warga kemudian memindahkan posisi jenazah ke dekat tangga rumah agar tidak kembali hanyut terbawa arus sungai sambil menunggu kedatangan petugas,” jelasnya.

Suryadi menyebutkan, korban diperkirakan seorang pria berusia sekitar 35 hingga 40 tahun. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berwarna biru dan celana berwarna biru.

Namun hingga kini, identitas korban masih belum diketahui. Polisi juga belum mendapatkan informasi adanya laporan kehilangan anggota keluarga dari warga sekitar.

“Hingga saat ini identitas korban belum diketahui. Tidak ada warga sekitar yang mengenali korban maupun merasa kehilangan anggota keluarganya,” ungkapnya.

Usai proses evakuasi, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk dilakukan pemeriksaan medis dan proses identifikasi oleh tim terkait.

Kepolisian sementara menduga korban meninggal dunia akibat tenggelam. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami masih berkoordinasi dengan Unit Reskrim dan Inafis untuk mengidentifikasi korban serta mengetahui penyebab kematiannya,” pungkas AKP Suryadi.

Polsek Pontianak Timur mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri korban agar segera melapor kepada pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi.

Kasus penemuan mayat tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian guna mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematiannya.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play