Persiapan Cap Go Meh 2025: Replika Naga Mulai Dibuat di Kubu Raya

Editor: Admin author photo

Proses pembuatan naga di organisasi Dragon Anugrah yang kerap terganggu oleh cuaca serta lalulintas warga di jalan tersebut.SUARAPONTIANAK
Kubu Raya (Suara Pontianak) – Tradisi tahunan naga buka mata dan naga bersinar selalu menjadi daya tarik utama perayaan Cap Go Meh. Momen ini menjadi magnet bagi masyarakat untuk menyaksikan keindahan replika naga dengan berbagai warna dan ukuran. Sebagai bagian dari persiapan, sejumlah yayasan dan organisasi Tionghoa di Kabupaten Kubu Raya telah memulai proses pembuatan replika naga.

Jhoni, Penasehat Organisasi Dragon Anugrah, mengungkapkan bahwa meski Cap Go Meh 2025 masih beberapa bulan lagi, aktivitas pembuatan naga sudah berlangsung sejak lama. Salah satu lokasi yang aktif dalam pembuatan ini adalah organisasi di Gang Buana, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

"Kami sudah mulai membuat naga sejak beberapa bulan terakhir. Namun, tingginya curah hujan dan kendala bahan baku menyebabkan prosesnya menjadi terhambat dan memakan waktu lebih lama," kata Jhoni, Sabtu (4/1/2025).

Jhoni menjelaskan bahwa curah hujan yang tinggi dan banjir sering kali mengganggu proses produksi, terutama karena badan naga yang cukup panjang—mencapai 56 meter—membutuhkan ruang besar untuk pengerjaannya. Proses ini dilakukan di badan jalan, yang kerap dilalui masyarakat setempat.

"Kalau hujan, kami harus menghentikan produksi. Selain itu, aktivitas lalu lalang masyarakat juga menjadi tantangan, terutama saat anggota kami menjahit badan naga atau memasang pernak-pernik," tuturnya.

Selain kendala cuaca, Jhoni juga menyoroti sulitnya mendapatkan bahan baku, seperti kain, cat, dan aksesori lainnya, yang turut memperlambat proses pengerjaan.

Meski dihadapkan berbagai hambatan, Jhoni optimistis bahwa replika naga sepanjang 56 meter tersebut akan selesai tepat waktu. Setelah selesai, tahap berikutnya adalah latihan intensif bersama para pemain yang telah diseleksi sebelumnya untuk menghidupkan replika naga tersebut dalam atraksi Cap Go Meh mendatang.

"Kami sudah menyiapkan tim pemain yang akan membawa naga ini. Setelah pengerjaan selesai, latihan akan langsung dimulai untuk memastikan penampilan terbaik pada Cap Go Meh 2025," tambahnya.

Cap Go Meh bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga simbol kerukunan dan kreativitas masyarakat Tionghoa. Replika naga yang dihasilkan mencerminkan semangat gotong royong dan dedikasi tinggi dari para pembuatnya.

Dengan persiapan yang matang dan antusiasme yang tinggi, perayaan Cap Go Meh di Kubu Raya tahun ini diharapkan menjadi momen yang spektakuler, memikat perhatian masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah. Tradisi ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat persatuan di tengah keberagaman.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini