Wagub Kalbar Dukung Putra Putri Budaya Kalbar Tampil di Ajang Nasional 2026

Editor: Admin author photo

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan menerima audiensi Sekretariat Bersama Kesenian Dayak (Sekberkesda) Kalbar terkait persiapan keikutsertaan Putra Putri Budaya Kalbar pada Pemilihan Putra Putri Budaya Indonesia 2026. SUARAPONTIANAK/SK
Pontianak (Suara Pontianak) – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyambut baik keikutsertaan Putra Putri Budaya Kalbar dalam Pemilihan Putra Putri Budaya Indonesia 2026 yang akan digelar di Jakarta.

Dukungan tersebut disampaikan Krisantus saat menerima audiensi Sekretariat Bersama Kesenian Dayak (Sekberkesda) Kalbar yang membahas persiapan keikutsertaan perwakilan Kalimantan Barat pada ajang budaya tingkat nasional tersebut.

Dalam kesempatan itu disampaikan, Kalbar akan mengirimkan dua perwakilan, yakni Christian Yogi Finanda sebagai Putra Budaya Kalbar 2026 dan Valensia Flora Noverina, S.M., sebagai Putri Budaya Kalbar 2026.

Keduanya dijadwalkan mengikuti seluruh rangkaian Pemilihan Putra Putri Budaya Indonesia yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta.

Krisantus mengatakan, keikutsertaan Christian dan Valensia menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Barat kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kalbar, baik seni, tradisi, maupun nilai-nilai budaya yang kita miliki,” ujar Krisantus.

Ia juga berharap kedua perwakilan Kalbar dapat tampil percaya diri dan membawa identitas budaya daerah dalam setiap rangkaian kegiatan.

“Harapan kami, mereka tampil percaya diri dan membawa nama baik Kalbar. Semoga dapat mengharumkan nama Provinsi Kalbar sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya yang kita miliki,” katanya.

Menurut Krisantus, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya daerah. Keterlibatan anak muda dalam berbagai kegiatan kebudayaan dinilai dapat menjadi bagian dari upaya mempertahankan seni, tradisi, serta nilai-nilai budaya agar tetap hidup dan berkembang.

Selain itu, generasi muda juga diharapkan mampu menjadi penghubung dalam memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas dan generasi berikutnya.

“Budaya harus terus diwariskan. Generasi muda memiliki peran penting untuk menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas,” pungkasnya. [SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play