1.291 Mahasiswa Baru Universitas PGRI Pontianak Ikuti PKKMB, Dibekali Wawasan Kebangsaan hingga AI

Editor: Admin author photo

 

1.291 Mahasiswa ikuti PKKMB Universitas PGRI Pontianak. SUARAPONTIANAK/SK
Pontianak (Suara Pontianak) – Sebanyak 1.291 mahasiswa baru Universitas PGRI Pontianak mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Gedung Sport Hall Universitas PGRI Pontianak, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. PKKMB menjadi tahapan awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses pendidikan dan berbagai tantangan selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.

Pelaksanaan PKKMB Universitas PGRI Pontianak tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga memberikan pembekalan terkait wawasan kebangsaan, adaptasi akademik, pembentukan karakter, pengembangan diri, hingga pemanfaatan teknologi.

Para mahasiswa baru mendapatkan pemahaman mengenai Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Materi tersebut diperkuat dengan pemahaman mengenai hak dan kewajiban dalam upaya bela negara yang dilandasi rasa cinta tanah air.

Pembekalan wawasan kebangsaan juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pencegahan dan penanggulangan radikalisme, terorisme, serta penyebaran paham yang bertentangan dengan ideologi negara.

Selain itu, PKKMB mengangkat kearifan lokal yang relevan dengan kehidupan civitas akademika di Kalimantan Barat. Salah satunya melalui materi mengenai merawat tenun keberagaman Kalimantan Barat.

Materi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa baru terhadap keberagaman budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kalimantan Barat. Mahasiswa didorong untuk memahami keberagaman sebagai kekuatan sekaligus memiliki tanggung jawab menjaga persatuan di tengah perbedaan.

Materi lainnya mencakup sistem pendidikan tinggi, kurikulum program studi, konsep Kampus Berdampak, Profil Pelajar Pancasila, budaya kampus, tata krama, norma, serta etika dalam kehidupan akademik.

Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghindari plagiarisme, penyalahgunaan narkoba, korupsi, hingga paham terorisme. Perkembangan teknologi turut menjadi bagian dari pembekalan, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), etika teknologi informasi, serta penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Aspek pengembangan diri mahasiswa juga menjadi perhatian melalui materi mengenai growth mindset, nilai-nilai kemanusiaan, kesehatan mental, Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT), literasi keuangan, hingga kesejahteraan mahasiswa.

Rektor Universitas PGRI Pontianak, Muhammad Firdaus, mengatakan PKKMB dilaksanakan selama empat hari mulai 3 Oktober 2026. Materi yang diberikan disesuaikan dengan petunjuk teknis dari Kementerian Pendidikan Tinggi.

“Hari ini kita mulai dari tanggal 3, sampai 4 hari ke depan, dari 4 hari itu pembekalan menyesuaikan juknis dari Kementerian Pendidikan Tinggi, bahwa di situ berkenaan dengan penguatan-penguatan karakter itu yang akan kita berikan kepada mahasiswa,” ujar Firdaus.

Dalam pelaksanaannya, Universitas PGRI Pontianak juga menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari kalangan profesional, TNI, Polri, hingga akademisi.

“Kita juga menghadirkan para narasumber dari kalangan profesional, dari TNI, Polri juga para akademisi memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru,” ucapnya.

Firdaus menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki karakter yang baik serta kesiapan menghadapi berbagai perubahan.

“Tadi saya sudah menyampaikan, tentunya ada yang perlu dimiliki teman-teman mahasiswa, yang pertama cerdas dalam berpikir, kemudian santun dalam bersikap, dan teman-teman mahasiswa mampu atau siap menghadapi perubahan yang lebih baik,” tuturnya.

Menurutnya, pendidikan karakter dalam PKKMB juga berkaitan erat dengan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air. Nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa selama menempuh pendidikan di Universitas PGRI Pontianak.

“Dalam pendidikan karakter itu pasti, dalam pendidikan karakter kan pasti ada semangat kebangsaan, cinta tanah air, dari beberapa empat komponen itu sudah mampu mencakup secara keseluruhan,” jelasnya.

PKKMB tersebut menjadi langkah awal untuk menanamkan empat aspek penting yang diharapkan melekat dalam diri mahasiswa, yakni kecerdasan, karakter, inovasi, dan daya saing global.

Keempat aspek tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan diri sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat. Mahasiswa juga didorong untuk mampu menghasilkan inovasi dan ikut mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dengan pembekalan selama PKKMB, mahasiswa baru diharapkan mampu beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi, memahami tanggung jawab sebagai bagian dari civitas akademika, serta memiliki kesiapan menghadapi perkembangan zaman.

Penguatan nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara, dan pemahaman terhadap keberagaman Kalimantan Barat juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa. Bekal tersebut diharapkan membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air, menghargai keberagaman, serta mampu menjaga persatuan.

Dengan dimulainya PKKMB, 1.291 mahasiswa baru Universitas PGRI Pontianak diharapkan tidak hanya mengenal kehidupan kampus, tetapi juga memiliki karakter, kemampuan berpikir, etika, wawasan kebangsaan, serta kesiapan untuk terus berkembang menghadapi berbagai perubahan di masa mendatang. [SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play