BMKG Kalbar Ingatkan Potensi Hujan, Warga Tetap Diminta Waspadai Karhutla hingga 13 September

Editor: Admin author photo

Logo BMKG. SUARAPONTIANAK/SK
Pontianak (Suara Pontianak) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang yang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada 7 dan 8 September 2026.

Di tengah peluang turunnya hujan tersebut, kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap perlu ditingkatkan. BMKG memprakirakan kemudahan terjadinya karhutla masih berpotensi berlangsung di sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada 7 hingga 13 September 2026.

Peringatan tersebut disampaikan BMKG Kalimantan Barat melalui analisis dan prospek cuaca yang diperbarui pada 6 September 2026 pukul 18.30 WIB.

BMKG mengingatkan, potensi hujan intensitas sedang perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan. Hujan dapat terjadi secara lokal sehingga kondisi cuaca di setiap wilayah berpotensi berbeda.

Meski demikian, turunnya hujan di sejumlah wilayah belum serta-merta menghilangkan ancaman karhutla. Kondisi lahan yang masih kering di wilayah tertentu tetap berpotensi mudah terbakar apabila terdapat pemicu api.

Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, termasuk untuk kepentingan pembukaan lahan. Kelalaian dalam penggunaan api dapat memicu kebakaran yang meluas dan sulit dikendalikan, terutama pada lahan gambut.

Selain mengancam lingkungan, karhutla juga dapat menimbulkan kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Aktivitas penerbangan, pendidikan, transportasi, serta kegiatan ekonomi juga berpotensi terganggu apabila asap kembali meluas.

BMKG mengharapkan pemerintah daerah, aparat, serta seluruh elemen masyarakat terus memperkuat upaya pencegahan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api. Deteksi dini dan pelaporan cepat dinilai penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.

Masyarakat juga diimbau terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG Kalimantan Barat di kalbar.bmkg.go.id.

Dengan adanya peluang hujan sekaligus masih berlangsungnya potensi kemudahan karhutla, masyarakat di Kalimantan Barat diminta tidak lengah. Pencegahan sejak dini dan kepedulian bersama tetap menjadi langkah penting untuk menjaga lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana asap. [SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play