Kubu Raya (Suara Pontianak) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang tengah direncanakan di wilayah Kabupaten Kubu Raya. Kehadiran satuan baru TNI Angkatan Darat tersebut diyakini tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya.
Bupati Kubu Raya Sujiwo menyambut kedatangan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa di Bandara Supadio, Jumat (24/7/2026). SUARAPONTIANAK/SK
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kubu Raya, Sujiwo, usai menyambut kedatangan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa di Bandara Supadio, Jumat (24/7/2026).
Kunjungan Wakasad ke Kalimantan Barat merupakan bagian dari agenda kerja TNI Angkatan Darat untuk meninjau pelaksanaan program kerja sekaligus memperkuat pembinaan satuan di lingkungan Kodam XII/Tanjungpura. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa juga dijadwalkan meninjau lokasi pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan yang akan dibangun di Kabupaten Kubu Raya.
Bupati Sujiwo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Kabupaten Kubu Raya sebagai lokasi pembangunan Yon TP. Menurutnya, kehadiran satuan tersebut merupakan peluang strategis yang dapat memberikan dampak besar terhadap percepatan pembangunan wilayah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa beserta rombongan. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena Kubu Raya dipercaya menjadi lokasi pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan. Ke depan juga direncanakan akan dibangun Brigif beserta batalion dan kompi-kompinya,” ujar Sujiwo.
Ia menilai pembangunan Yon TP akan membawa manfaat ganda. Selain memperkuat pertahanan negara di wilayah Kalimantan Barat, pembangunan fasilitas dan infrastruktur pendukungnya juga akan membuka akses menuju kawasan yang selama ini masih terbatas, sehingga dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar pada Tahun Anggaran 2026 untuk pembangunan akses jalan menuju kawasan Batalion Teritorial Pembangunan. Pekerjaan tersebut direncanakan dilaksanakan melalui pola karya bakti TNI agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan tepat sasaran.
“Akses menuju Batalion Teritorial Pembangunan yang saat ini masih berada di kawasan PT Alas Kusuma nantinya juga akan dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, tahun ini kami menganggarkan sekitar Rp3 miliar yang akan dikerjakan melalui pola karya bakti TNI. Jalan ini bukan hanya dibangun untuk mendukung aktivitas batalion, tetapi juga menjadi sarana transportasi yang akan dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Sujiwo, pembangunan akses jalan tersebut merupakan bagian dari rencana besar pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses menuju kawasan-kawasan yang selama ini relatif sulit dijangkau.
Jalur yang akan dikembangkan tersebut direncanakan menghubungkan sejumlah desa dan kawasan strategis, mulai dari Desa Kapur, Mekar Baru, Ambangah, Tebang Kacang hingga menuju lokasi pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan ruas jalan dari Ambangah menuju Tebang Kacang saat ini terus diperjuangkan melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Selanjutnya, ruas jalan dari Tebang Kacang menuju kawasan Yon TP akan dilanjutkan melalui program karya bakti TNI.
Dengan terbukanya akses tersebut, pemerintah daerah berharap mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil pertanian dan perkebunan lebih efisien, serta peluang investasi dan pengembangan ekonomi baru dapat tumbuh di wilayah pedalaman Kubu Raya.
“Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan. Kepercayaan ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin untuk mempercepat pembangunan daerah, membuka akses baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Sujiwo.
Lebih lanjut, ia berharap pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan dapat menjadi titik awal pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Kabupaten Kubu Raya. Selain memperkuat pertahanan negara, kehadiran Yon TP diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah, mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, pembangunan Yon TP di Kubu Raya diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang tidak hanya berdampak pada aspek keamanan nasional, tetapi juga menjadi pengungkit kemajuan dan kesejahteraan daerah dalam jangka panjang. [SK]