12 Ketua Karang Taruna Kabupaten/Kota di Kalbar Resmi Terpilih, Siap Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah

Editor: Admin author photo

Foto bersama Pengurus Karang Taruna 12 Kabupaten Kota di Kalbar usai penutupan Temu Karya Daerah. SUARAPONTIANAK/SK
Pontianak (Suara Pontianak) – Pengurus Karang Taruna di 12 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat resmi terbentuk untuk masa bakti 2026–2031. Kepengurusan tersebut ditetapkan melalui sidang pleno dalam rangkaian Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna yang berlangsung di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Sabtu (11/7/2026) malam.

Penetapan pengurus baru menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian TKD yang digelar sebagai forum tertinggi organisasi untuk memilih dan menetapkan kepemimpinan Karang Taruna di tingkat kabupaten/kota.

Kegiatan tersebut secara resmi ditutup oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Bahtiar Sebayang. Dalam arahannya, ia meminta seluruh ketua terpilih segera membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing setelah kembali ke wilayahnya.

“Saya ingin menyampaikan kepada teman-teman yang ada di kabupaten/kota, setelah besok selesai kegiatan balik ke daerah masing-masing, lapor sama Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, Pak Wali Kota, Wakil Wali Kota, termasuk pembina teknis kita, Kepala Dinas Sosial atau OPD yang sejenis seperti Dinas Pemuda dan Olahraga maupun Dinas Desa bahwa Karang Taruna sudah hadir di kabupaten/kota masing-masing. Kita sudah terpilih,” ujar Bahtiar.

Ia menegaskan bahwa Karang Taruna harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tanpa dipengaruhi perbedaan latar belakang politik.

“Sampaikan bahwa Karang Taruna ini siap berkolaborasi membantu membesarkan daerahnya masing-masing tanpa melihat warna partai politik pemimpinnya,” tegasnya.

Bahtiar juga menyampaikan pesan Ketua Umum PNKT, Budi Juwandono, agar Karang Taruna menjadi wadah pembinaan generasi muda yang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin berintegritas sekaligus mendorong tumbuhnya kewirausahaan di daerah.

“Sebagaimana arahan Ketua Umum Budi Juwandono, Karang Taruna harus menjadi pabrik lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang berasal dari daerahnya, memiliki kecakapan dan integritas yang baik. Kemudian Karang Taruna juga harus mampu mendorong lahir dan berkembangnya pengusaha-pengusaha muda. Di setiap kabupaten/kota diharapkan bisa hadir pusat-pusat inkubasi bisnis,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Temu Karya Daerah Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, Jhonny, memastikan seluruh tahapan organisasi telah berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Intinya Temu Karya Karang Taruna se-Provinsi Kalimantan Barat sudah selesai. Segala ketentuan organisasi sudah dijalankan. Menurut kami ketua terpilih sudah sah dan bisa menyusun struktur selanjutnya,” katanya.

Berdasarkan hasil sidang pleno, sebanyak 12 ketua Karang Taruna kabupaten/kota resmi ditetapkan untuk masa bakti 2026–2031, yakni Yulianus Asroni (Kabupaten Sintang), Andreas Herwan Susilo (Kabupaten Landak), Kiki Chostha Vhernantdez (Kabupaten Sekadau), Juliansyah (Kabupaten Kubu Raya), Theo Brayen (Kabupaten Bengkayang), Muhammad Irfan Oktodiar (Kota Pontianak), Nurhadi (Kabupaten Sambas), Dewo Dirgantara Febritanda (Kabupaten Mempawah), Suriadi (Kota Singkawang), Novi Dafiansyah (Kabupaten Sanggau), Dwi Rachmat Zuhri (Kabupaten Ketapang), dan Budi Utomo (Kabupaten Kayong Utara).

Dengan terbentuknya kepengurusan baru tersebut, Karang Taruna di 12 kabupaten/kota diharapkan semakin aktif menjalankan program pemberdayaan sosial, pengembangan kepemudaan, serta mendukung berbagai agenda pembangunan daerah. Para ketua terpilih selanjutnya akan menyusun struktur kepengurusan lengkap di wilayah masing-masing sebagai tindak lanjut hasil Temu Karya Daerah Karang Taruna Kalimantan Barat. [SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play