Tekan Inflasi Jelang Lebaran, Pemkab Landak Gelar Pasar Murah dan Salurkan LPG 3 Kg

Editor: Admin author photo

Bupati Landak Karolin saat operasi pasar murah di Ngabang.SUARAPONTIANAK/SK
Landak (Suara Pontianak) – Pemerintah Kabupaten Landak menggelar operasi pasar murah sekaligus penyaluran LPG bersubsidi 3 kilogram di halaman Masjid Agung Babul Ulum Ngabang, Selasa (17/3/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan inflasi daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengatakan bahwa lonjakan kebutuhan masyarakat setiap menjelang Idul Fitri berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran. Oleh karena itu, pemerintah daerah hadir melalui intervensi pasar murah.

“Menjelang Idul Fitri, keperluan dan pengeluaran masyarakat meningkat. Secara hukum ekonomi, permintaan yang tinggi seringkali diikuti kenaikan harga. Kehadiran pasar murah ini diharapkan bisa membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Landak menyediakan sekitar 700 paket sembako. Selain itu, berbagai komoditas penting juga dijual dengan harga lebih murah, seperti telur ayam, bawang putih, bawang merah, mentega, tepung terigu, hingga susu kental manis.

Untuk memastikan ketersediaan energi rumah tangga, pemerintah daerah bekerja sama dengan Pertamina dalam penyaluran LPG 3 kilogram, khususnya bagi masyarakat di wilayah Ngabang.

Karolin mengakui, intervensi pasar yang dilakukan saat ini dihadapkan pada keterbatasan fiskal akibat efisiensi anggaran, termasuk pengurangan transfer dari pemerintah pusat. Meski demikian, pengendalian harga tetap menjadi prioritas utama.

“Dengan segala keterbatasan, kami tetap berupaya semaksimal mungkin menjaga stabilitas harga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa momentum Idul Fitri tidak hanya soal konsumsi, tetapi juga sebagai waktu untuk memperkuat nilai ibadah serta kebersamaan keluarga.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang tinggi. Ratusan masyarakat tampak mengantre untuk mendapatkan LPG 3 kilogram dengan menunjukkan KTP sebagai syarat pembelian agar penyaluran tepat sasaran.

Sementara itu, paket sembako dijual bebas selama persediaan masih tersedia. Untuk komoditas tertentu seperti telur ayam, pembelian dibatasi maksimal satu pak berisi 10 butir per orang, menyesuaikan stok yang tersedia.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag), Kepala Dinas Pertanian, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini