Makna Lilin Imlek dan Ketekunan Perajin di Punggur Kecil, Pesanan Turun namun Produksi Tetap Jalan

Editor: Admin author photo

Aktivitas perajin lilin imlek di salah satu rumah produksi yang terus membuat lilin sepanjang tahun.SUARAPONTIANAK/SK
Kubu Raya (Suara Pontianak) – Perayaan Tahun Baru Imlek identik dengan ornamen bernuansa merah dan emas. Salah satu yang paling khas adalah lilin berukuran besar yang dinyalakan di rumah maupun tempat ibadah. Bagi masyarakat Tionghoa, lilin Imlek bukan sekadar penerangan, melainkan simbol harapan, doa, serta keberuntungan menyambut tahun yang baru.

Menjelang perayaan Imlek, kesibukan terlihat di rumah produksi lilin milik Susanto di Desa Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya. Tumpukan lilin merah berbagai ukuran tertata rapi, sementara proses pencetakan dan pengemasan terus berlangsung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Susanto menuturkan, menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, permintaan biasanya meningkat signifikan. Namun pada tahun 2026 ini, ia mengakui terjadi penurunan minat pembeli dibandingkan tahun sebelumnya.

“Di tengah persaingan produk modern dan fluktuasi harga bahan baku, kami tetap bertahan dan memproduksi lilin sepanjang tahun. Produksi tidak hanya dilakukan saat menjelang Imlek, tetapi juga untuk menjaga ketersediaan pasokan bagi konsumen tetap,” ujar Susanto, Senin (16/02/2026) siang.

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan hanya penurunan daya beli, tetapi juga kenaikan harga bahan baku yang berdampak pada biaya mempertahankan kualitas lilin agar tetap diminati pelanggan.

Produk lilin buatannya tidak hanya dipasarkan di wilayah Kubu Raya dan sekitarnya, tetapi juga didistribusikan ke sejumlah daerah seperti Singkawang, Ngabang, dan beberapa wilayah lain di Kalimantan Barat.

Bagi Susanto, usaha lilin ini bukan sekadar bisnis musiman, melainkan bagian dari tradisi yang terus dijaga. Ia berharap perayaan Imlek tahun ini tetap membawa berkah, baik bagi para perajin maupun masyarakat yang merayakan.

“Harapan kami sederhana, semoga usaha tetap berjalan dan masyarakat bisa merayakan Imlek dengan penuh sukacita,” tutupnya.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini