Gawai Ngema’k / Nyarok Sebagai Ikatan Kekeluargaan Indonesia - Malaysia

Editor: nikodemuskby author photo
Antonius Angeu, S.IP, Kepala Desa Pala Pasang
mengundang acara Gawai Ngema'k / Nyarok di Dusun Entebang,
Desa Pala Pasang, Indonesia
Foto: Nikodemus Niko

Entikong (Suara Kalbar) – Gawai Ngema’k / Nyarok demikian nama tradisi Gawai Dayak di daerah Dusun Entabang, Desa Pala Pasang, Kecamatan Entikong, Provinsi Kalimatan Barat. Gawai ini dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat Bidayuh di daerah perbatasan secara turun temurun sebagai ungkapan syukur atas panen padi yang meraka lakukan dengan mengundang keluarga atau kerabatnya yang ada di Malaysia.

“Satu Desa Pala Pasang sampai Suruk Tembawang, hubungan kekerabatan atau kekeluargaan masih ada,  jadi setiap tahun kami melaksanakan Gawai Ngema’k/Nyarok, bertemu atau gawai bersama mengundang saudara kita yang ada di Kampung Sadir Pawan, Sarawak, Malaysia untuk datang Gawai di Kampung Entabang, Desa Pala Pasang ini,” tutur Antonius Angeu, S.IP Kepala Desa Pala Pasang, kepada suarakalbar.co.id, Minggu (26/5/2019) sore.

Antonius Angeu, S.IP, Ketua DAD Kecamatan Entikong
mengundang acara Gawai Ngema'k / Nyarok di Dusun Entebang,
Desa Pala Pasang, Entikong, Indonesia
Foto: Nikodemus Niko

Kades Pala Pasang, sekaligus juga Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Entikong ini menuturkan, “Tradisi Gawai Ngema’k / Nyarok ini kita laksanakan setiap tahun berjalan usai panen padi, untuk tetap mempererat dan menjaga ikatan kekeluargaan kita yang ada di Indonesia ini dengan suadara kita yang berdiam di Malaysia, sehingga nantinya ada ritual atau peraga adat kita ngisi tampi berupa bekal untuk mereka atau keluarga yang tidak dapat hadir pada acara  Gawai Ngema’k / Nyarok ini, paparnya.

Gawai Ngema’k / Nyarok ini juga dilakukan bergiliran, sehingga keluarga dari Kampung Sadir Pawan, Sarawak, Malaysia juga mengundang saudaranya dari  Desa Pala Pasang, Kecamatan Entikong, Provinsi Kalimatan Barat, Indonesia, untuk acara sejenis.

“Pada di kesempatan ini, kami mengajak juga saudara sekalian untuk berkunjung dan hadir mengikuti acara Gawai Ngema’k/Nyarok yang kami laksanakan pada hari Senin - Rabu, 27 sampai 29 Mei 2019 ini,” undangnya.

Penulis: Nikodemus Niko
Share:
Komentar

Berita Terkini