Laporan Warga Direspons Cepat, Damkar Swasta Kalbar Padamkan Kebakaran di Ahmad Yani

Editor: Admin author photo

 

Puluhan Damkar Swasta Kalbar Sigap Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Ahmad Yani Pontianak.SUARAPONTIANAK/SK
Pontianak (Suara Pontianak) - Kesigapan puluhan relawan pemadam kebakaran (Damkar) swasta Kalimantan Barat kembali terbukti dalam penanganan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Ahmad Yani, Paris 1 Pontianak, tepatnya di sekitar Ayam Goreng Remaja, Senin (20/7/2026).

Kebakaran yang memunculkan kepulan asap tebal tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar. Beruntung, laporan yang cepat disampaikan masyarakat langsung direspons oleh jaringan Damkar swasta sehingga upaya pemadaman dapat dilakukan sebelum api meluas dan mengancam bangunan maupun permukiman di sekitar lokasi.

Wakil Sekretaris Forum Komunikasi (Forkom) Damkar Swasta Kalimantan Barat yang juga anggota Damkar Karet, Harif Darman, mewakili Sekretaris Forkom Damkar Swasta Kalbar Eddy Zulkarnaen, mengatakan koordinasi langsung dilakukan sesaat setelah informasi kebakaran diterima.

Menurut Harif, kecepatan respons menjadi faktor utama dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.

“Setelah mendapati laporan dari warga, kita langsung koordinasi, petugas memastikan lokasi, kemudian langsung menuju TKP,” ujarnya.

Setelah tiba di lokasi, para petugas segera melakukan penyemprotan dan pembasahan pada area yang terbakar. Upaya tersebut berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak sempat menjalar ke area lain yang berpotensi membahayakan masyarakat maupun fasilitas di sekitarnya.

Harif juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada selama musim kemarau yang ditandai dengan suhu panas dan minimnya curah hujan. Ia meminta warga menghindari aktivitas membakar lahan maupun sampah karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

“Kita mengimbau janganlah membakar saat ini karena musim panas. Api sekecil apa pun bisa menjadi besar,” tegasnya.

Sementara itu, Humas Forkom Damkar Swasta Kalbar, Andika Fitra Prabella, SH, menjelaskan bahwa informasi awal diterima melalui jaringan komunikasi Handy Talky (HT) POC yang selama ini menjadi sarana koordinasi utama antaranggota pemadam kebakaran swasta di Kalimantan Barat.

Melalui sistem komunikasi tersebut, laporan yang masuk dapat segera diverifikasi sebelum tim bergerak ke lokasi kejadian.

“Ada rekan kita yang mengabarkan. Setelah dipastikan titik lokasinya, ternyata benar kejadian itu berada di Jalan Ahmad Yani, sehingga tim langsung bergerak cepat,” kata Andika.

Ia menambahkan, koordinasi yang solid antarrelawan menjadi salah satu kekuatan utama dalam setiap penanganan kebakaran maupun situasi darurat lainnya.

“Selama ini memang kita berkoordinasi menggunakan HT POC. Jadi, setiap ada kejadian kita selalu merespons dan memastikan terlebih dahulu lokasi yang dilaporkan,” ungkapnya.

Di sisi lain, seorang saksi mata bernama Jamaludin (52) mengaku menjadi salah satu orang pertama yang melihat munculnya kobaran api. Saat itu ia sedang bekerja sebagai juru parkir tidak jauh dari lokasi kejadian.

Melihat api mulai membesar, Jamaludin segera meminta bantuan warga dan petugas pemadam kebakaran agar kebakaran dapat segera ditangani.

“Saya sedang bekerja. Begitu melihat api, saya langsung meminta pertolongan agar api bisa dipadamkan sebelum merambat ke tempat lain,” tuturnya.

Berkat respons cepat relawan Damkar swasta dan dukungan masyarakat sekitar, kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, sementara bangunan dan fasilitas umum di sekitar lokasi juga berhasil diselamatkan dari ancaman api.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Peran aktif warga dalam melaporkan kejadian serta kesiapsiagaan para relawan Damkar menjadi faktor penting dalam mencegah kerugian yang lebih besar akibat kebakaran.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play