Pontianak (Suara Pontianak) – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya soliditas, penguatan kapasitas kader, serta kerja nyata di tengah masyarakat sebagai kunci kemenangan Partai Demokrat pada pemilu mendatang. Pesan tersebut disampaikan AHY saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat di Pontianak.
Pembukaan acara Musyawarah Daerah (Musda) V DPD partai Demokrat Kalimantan Barat. SUARAPONTIANAK/SK
Dalam sambutannya, AHY menyebut tema Musda kali ini memuat pesan penting yang harus menjadi pedoman seluruh kader Demokrat di Kalimantan Barat. Menurutnya, kader harus mampu merapatkan barisan agar tetap solid dalam satu kesatuan, membangun kekuatan melalui peningkatan kapasitas dan integritas, serta terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
AHY menegaskan bahwa masyarakat saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan ekonomi, daya beli hingga lapangan pekerjaan. Karena itu, kader Demokrat dituntut tidak hanya hadir sebagai kekuatan politik, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
“Bapak Ibu paling tahu apa yang dirasakan dan dihadapi oleh masyarakat kita sehari-hari, permasalahan ekonomi, permasalahan daya beli, lapangan pekerjaan, maka kita harus menghadirkan solusi,” ujar AHY.
Ia juga mengingatkan bahwa kemenangan dalam pemilu maupun pilkada harus diperjuangkan melalui kerja keras yang konsisten dan dibarengi dengan doa. Menurut AHY, setiap partai politik memiliki tujuan yang sama, yakni memperoleh kepercayaan rakyat dan memenangkan kontestasi demokrasi.
Di sisi lain, AHY menyoroti adanya kecenderungan sebagian masyarakat yang mulai bersikap apatis terhadap politik dan tidak terlalu peduli siapa yang memenangkan pemilu. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Partai Demokrat untuk semakin dekat dengan rakyat.
Menjelang peringatan 25 tahun berdirinya Partai Demokrat, AHY mendorong seluruh kader untuk terus aktif turun ke masyarakat, tidak hanya saat masa kampanye atau menjelang pemilu. Ia menegaskan bahwa semangat perjuangan Demokrat harus diwujudkan melalui kerja nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Tema yang kita usung memperingati seperempat abad Partai Demokrat adalah Demokrat bersama rakyat memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, menjaga demokrasi,” jelasnya.
Sementara itu, usai terpilih sebagai calon tunggal dalam Musda V Demokrat Kalbar, Ermin Elviani, SH langsung memasang target tinggi untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Kalimantan Barat. Politisi yang akrab disapa Evi tersebut optimistis Demokrat mampu merebut kembali kursi DPR RI yang pernah diraih pada periode 2009–2014.
Menurut Evi, Demokrat Kalbar menargetkan dua kursi DPR RI pada Pemilu 2029, masing-masing satu kursi dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 dan Kalimantan Barat 2.
“Kami optimis bisa merebut dua kursi DPR RI, masing-masing satu kursi dari Dapil Kalbar 1 dan Kalbar 2,” tegasnya.
Optimisme tersebut mendapat dukungan dari DPP Partai Demokrat. Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron yang hadir dalam Musda menilai target tersebut sangat realistis mengingat Kalimantan Barat pernah menjadi salah satu basis kuat Partai Demokrat.
Menurut Herman, pada Pemilu 2009 hingga 2014 Demokrat berhasil meraih hasil signifikan dengan menguasai kursi DPR RI serta menduduki posisi pimpinan DPRD di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.
“Musda ini adalah titik awal untuk merebut kembali kursi DPR RI dan posisi pimpinan DPRD pada Pemilu 2029 nanti,” ujarnya.
Musda V Demokrat Kalbar diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan penguatan organisasi untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan. Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata yang terus digaungkan, Demokrat Kalbar optimistis mampu kembali meraih kepercayaan masyarakat dan mengulang kejayaan yang pernah diraih pada masa lalu. [SK]