Kubu Raya (Suara Pontianak) – Nasib naas menimpa seorang warga di Desa Ampera Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, yang harus merelakan rumahnya hangus terbakar pada Sabtu (28/02/2026) malam.
Petugas pemadam kebakaran saat melakukan penyisiran kemungkinan masih ditemukannya titik api di rumah lantai dua yang terbakar.SUARAPONTIANAK/SK
Kebakaran terjadi saat sebagian umat Muslim tengah berbuka puasa. Api dengan cepat membesar dan melalap hampir seluruh bagian rumah berlantai dua tersebut, membuat warga sekitar panik dan berupaya membantu proses pemadaman.
Salah satu anggota Damkar PST, Samsul, mengatakan kobaran api sudah cukup besar saat petugas tiba di lokasi. Meski demikian, proses pemadaman dapat dilakukan dengan cepat berkat koordinasi yang baik antarunit pemadam kebakaran.
“Kerusakan yang melanda hampir seluruh rumah dan hanya menyisakan bagian dapur saja. Jika dipresentasekan sekitar 95 persen,” kata Samsul.
Ia menuturkan tidak ditemukan kendala berarti selama proses pemadaman. Kerja sama antara sejumlah relawan dan unit pemadam kebakaran dari Kota Pontianak dan wilayah sekitar dinilai sangat membantu dalam memblokir api dari berbagai sisi agar tidak merembet ke bangunan lain.
“Proses pemadaman sangat cepat karena kesigapan rekan-rekan kami. Harapannya kekompakan ini terus terjaga kendati berasal dari berbagai damkar berbeda,” tuturnya.
Beruntung, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian besar akibat hampir seluruh bangunan beserta isinya hangus terbakar.
Terkait penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian materiil masih belum dapat dipastikan. Saat ini, Tim Inafis dari Polres Kubu Raya masih melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap sumber api.
Warga sekitar diimbau untuk tetap waspada, terutama di momen Ramadan, dengan memastikan instalasi listrik dan sumber api di rumah dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.[SK]