Dunia Hukum Kalbar Berduka, Advokat Senior HM Tamsil Sjoekoer Tutup Usia

Editor: Admin author photo

Pengacara Senior Kalbar HM Tamsil Sjoekoer Tutup Usia.SUARAPONTIANAK/SK
Melawi (Suara Pontianak) – Kabar duka menyelimuti dunia hukum Kalimantan Barat. Advokat senior, HM Tamsil Sjoekoer, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (20/2/2026).

Informasi wafatnya pimpinan Kantor Advokat M. Tamsil Sjoekoer & Rekan tersebut diperoleh Suara Kalbar dari sejumlah sumber terpercaya. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta para klien yang pernah didampinginya.

Semasa hidup, almarhum dikenal sebagai salah satu pengacara senior yang telah lama berkiprah di Kalimantan Barat. Berbasis di Pontianak, ia aktif menangani berbagai perkara perdata maupun pidana di sejumlah wilayah, seperti Pontianak, Sintang, hingga Mempawah. Kiprahnya yang panjang di dunia hukum menjadikan namanya cukup diperhitungkan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Salah satu rekam jejak yang paling disorot publik adalah ketika ia pernah menjadi kuasa hukum Akil Mochtar, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, dalam perkara yang mencuat dan ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 2013–2014. Keterlibatannya dalam perkara tersebut menunjukkan kapasitas dan pengalamannya dalam menangani kasus-kasus besar dan kompleks.

Di luar ruang sidang, HM Tamsil Sjoekoer dikenal sebagai sosok yang ramah dan rendah hati. Banyak kolega dan klien mengenangnya sebagai pribadi yang terbuka serta mudah bergaul.

“Iya, info tersebut benar. Almarhum orangnya ramah dan humble. Kami merasa sangat kehilangan,” ungkap Yusrizal dari manajemen RKA/Ikhasas saat dimintai keterangan Suara Kalbar, Sabtu (21/2/2026).

Ia juga menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk almarhum. “Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.”

Selain aktif dalam praktik hukum, almarhum juga diketahui pernah terlibat dalam organisasi profesi advokat, termasuk dalam struktur Dewan Kehormatan Pusat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Dedikasinya terhadap profesi advokat dinilai turut memberi warna dalam penegakan hukum, khususnya di Kalimantan Barat.

Kepergian HM Tamsil Sjoekoer menjadi kehilangan besar bagi dunia hukum Kalbar. Rekan sejawat, sahabat, dan para klien mengenangnya sebagai advokat senior yang tegas di persidangan namun tetap santun dalam bersikap.

Selamat jalan, sosok pengabdi hukum. Jejak perjuangan dan dedikasimu akan selalu dikenang di Kalimantan Barat.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini