Upacara tersebut diikuti jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam arahannya, Krisantus menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak semestinya hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut penting untuk merefleksikan kembali kedudukan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara dalam menjaga persatuan bangsa.
“Pancasila adalah dasar dan ideologi negara yang menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus terus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain melalui semangat gotong royong, toleransi, persatuan, dan keadilan sosial,” ujar Krisantus.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di Kalimantan Barat, untuk terus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Menurutnya, perkembangan informasi dan berbagai tantangan zaman membutuhkan masyarakat yang memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat. Generasi muda diharapkan mampu mengikuti perubahan tanpa kehilangan jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
“Semangat kebangsaan harus terus kita tanamkan, sehingga generasi muda memiliki ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman dan tetap menjunjung persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Balai Petitih berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan di antaranya pembacaan ikrar, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, serta doa bersama.
Melalui peringatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendorong agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengamalan nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus memperkuat persatuan, kerukunan, semangat gotong royong, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat. [SK]