Kodam XII/Tpr Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Prajurit Diajak Perkuat Persatuan

Editor: Admin author photo

 

Kodam XII/Tpr Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026. SUARAPONTIANAK/SK
Kubu Raya (Suara Pontianak) – Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura menggelar upacara bendera memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Tidayu, Markas Kodam XII/Tpr, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (1/10/2026) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti para pejabat utama (PJU), prajurit, serta pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kodam XII/Tpr.

Inspektur Kodam (Irdam) XII/Tanjungpura Brigjen TNI Firman Yusmono bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan tersebut.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengorbanan para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September (G30S) pada 1965.

Selain menjadi agenda tahunan, peringatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen TNI Angkatan Darat dalam menjaga dan mengamalkan Pancasila sebagai ideologi negara sekaligus landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pancasila bukan hanya fondasi negara, tetapi pilar utama keutuhan NKRI yang telah teruji kesaktiannya melalui berbagai cobaan sejarah,” ujar Brigjen TNI Firman Yusmono di sela-sela kegiatan.

Ia menekankan pentingnya menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, semangat persatuan harus terus dipelihara oleh seluruh elemen bangsa, termasuk prajurit dan PNS di lingkungan Kodam XII/Tpr, agar nilai-nilai Pancasila tetap menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Kodam XII/Tpr mengajak seluruh prajurit dan masyarakat di Kalimantan Barat untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta mewaspadai berbagai potensi ancaman yang dapat memecah belah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). [SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play