Sanggau (Suara Pontianak) – Hujan lebat disertai angin kencang dan fenomena hujan es menerjang wilayah Dusun Tamang dan Dusun Mak Kawing, Desa Mak Kawing, Kecamatan Balai (Batang Tarang), Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (20/9/2026) sore.Salah satu rumah warga yang terdampak angin kencang di Batang Tarang. SUARAPONTIANAK/SK
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat unit rumah warga dan satu rumah walet mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan bumbungan.
Camat Balai, Eddy Santana, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan laporan Kepala Desa Mak Kawing, sejumlah bangunan warga terdampak akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Minggu sore.
“Berdasarkan laporan Kepala Desa Mak Kawing, terdapat empat unit rumah warga dan satu unit rumah walet yang terdampak akibat angin kencang dan hujan yang cukup deras serta fenomena hujan es,” ujar Eddy.
Menurutnya, kerusakan pada bangunan terutama terjadi pada bagian atap. Bahkan, beberapa lembar seng terlepas dan terbawa angin akibat kencangnya hembusan angin.
“Atap dan bumbungan rumahnya yang terdampak, kerugian jiwa tidak ada, hanya materi saja. Tiga unit di Dusun Mak Kawing, dan sisanya di Dusun Tamang, Desa Mak Kawing,” jelasnya.
Eddy mengatakan, dirinya saat dikonfirmasi sedang berada di lokasi untuk meninjau langsung kondisi rumah warga yang terdampak.
Penanganan terhadap kerusakan juga telah dilakukan sejak malam setelah kejadian. Warga bersama aparatur desa bergotong royong melakukan perbaikan dengan dipimpin Kepala Desa dan Ketua BPD Desa Mak Kawing.
“Dari semalam, warga sekitar dan aparatur desa dipimpin oleh Kades dan Ketua BPD Desa Mak Kawing sudah bekerja sama menanganinya,” katanya.
Untuk menjaga keselamatan, warga yang rumahnya mengalami kerusakan sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Sementara perbaikan bagian atap dilakukan secara gotong royong menggunakan bahan dan bantuan yang tersedia.
“Warga yang rumah terdampak sudah diungsikan ke rumah kerabat terdekat. Dan untuk perbaikan atap sudah dilakukan dengan menggunakan bahan dan sumbangan yang ada secara gotong royong,” tutupnya. [SK]