Apresiasi tersebut disampaikan Ria Norsan saat bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Erlina Ria Norsan, meninjau langsung operasional dapur umum di Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Minggu malam (20/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan logistik dan pasokan makanan bagi para petugas pemadam kebakaran, relawan, serta masyarakat yang terlibat dalam penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Ria Norsan menilai keberadaan dapur umum menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap para petugas yang tengah berjuang menangani karhutla di lapangan.
“Jadi ibu-ibu ini mempunyai inisiatif sendiri, melihat petugas, kemudian masyarakat yang terdampak Karhutla ini, maka mereka mendirikan dapur umum ini. Dan itu dari masyarakat, memberikan bantuan, mereka olah, kemudian juga untuk masyarakat lagi,” kata Ria Norsan.
Menurutnya, dukungan berupa makanan, minuman hingga suplemen kesehatan sangat dibutuhkan untuk menjaga stamina dan kondisi fisik para personel yang bekerja di lapangan.
“Saya kira hal seperti ini dinilai sangat baik untuk menjaga stamina, kesehatan, dan ketahanan fisik para personel di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Hj. Erlina Ria Norsan turut mengapresiasi TP PKK Kabupaten Kayong Utara, kaum ibu, pemerintah daerah, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penyediaan dapur umum.
Erlina mengatakan, kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat penanganan karhutla, khususnya dalam memenuhi kebutuhan para petugas dan masyarakat yang terdampak.
Sebagai dukungan lanjutan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan menyalurkan 100 paket sembako untuk mendukung kebutuhan dapur umum dan masyarakat. Pemprov Kalbar juga menyiapkan bantuan keuangan untuk mendukung operasional penanganan kondisi darurat.
“Nantinya kami juga akan memberikan bantuan sembako sebanyak 100 paket untuk mendukung kebutuhan dapur umum dan masyarakat, serta bantuan keuangan untuk mendukung operasional penanganan darurat,” ujar Erlina.
Selain bantuan sembako, Erlina menyebut Pemprov Kalbar berencana menghadirkan paket sembako murah melalui operasi pasar. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi.
Pemprov Kalbar juga akan mengupayakan penyediaan pasokan air bersih yang difokuskan di sekitar wilayah Desa Teluk Melano. Hal ini mengingat kebutuhan air menjadi salah satu persoalan yang dirasakan masyarakat di tengah kondisi karhutla dan musim kering.
Erlina berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TP PKK, relawan, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat dalam menghadapi kondisi tersebut.
“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, kabupaten, Tim Penggerak PKK, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, diharapkan penanganan Karhutla di Kabupaten Kayong Utara dapat segera dituntaskan dan situasi kembali kondusif,” pungkasnya. [SK]