Pontianak (Suara Pontianak) – Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam membayar pajak daerah sebagai fondasi utama memperkuat pembangunan serta meningkatkan kualitas layanan publik di Kota Pontianak..jpg)
Warga memanfaatkan layanan pajak daerah Gokatan di halaman Kantor Camat Pontianak Tenggara.SUARAPONTIANAK/SK
Hal tersebut disampaikannya saat membuka sosialisasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), PBB-P2, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), serta layanan pajak daerah melalui program Go Kecamatan (Gokatan) di Aula Kantor Kecamatan Pontianak Tenggara, Selasa (7/4/2026).
Amirullah mengungkapkan, kontribusi masyarakat melalui pajak memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan.
“Sekitar 35 persen pembiayaan pembangunan Kota Pontianak berasal dari Pendapatan Asli Daerah. Ini menunjukkan peran besar masyarakat dalam mendukung kemajuan kota,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan nyata, mulai dari infrastruktur jalan, fasilitas kesehatan, hingga sektor pendidikan.
“Kontribusi masyarakat melalui pajak memberikan dampak langsung. Fasilitas publik terus terjaga, layanan berjalan, dan pembangunan dapat dirasakan bersama,” jelasnya.
Menurut Amirullah, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak yang tergolong tinggi di Kalimantan Barat menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pembangunan daerah.
“Ini menjadi modal penting bagi kita untuk terus melangkah maju. Dengan partisipasi yang konsisten, pembangunan kota dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi kebijakan opsen PKB dan BBNKB yang kini langsung masuk ke kas daerah. Kebijakan tersebut dinilai mampu mempercepat pemanfaatan anggaran untuk berbagai program pembangunan.
“Dengan mekanisme ini, penerimaan daerah bisa lebih cepat digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Amirullah turut mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan layanan pembayaran pajak serta aktif mencari informasi terkait kewajiban perpajakan.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memahami peran penting pajak dalam pembangunan,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa kemajuan Kota Pontianak merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Pembangunan kota adalah kerja kolektif. Dengan partisipasi masyarakat, kita bisa terus menjaga Pontianak tetap berkembang, nyaman, dan semakin baik,” pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti sekitar 140 peserta yang terdiri dari perwakilan masyarakat, tokoh masyarakat, serta ketua RT dan RW di Kecamatan Pontianak Tenggara. Diharapkan, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan melalui pajak daerah.[SK]