Kalung Emas 17 Gram Dijambret Saat Cari Kucing, Perempuan di Pontianak Kota Jadi Korban

Editor: Admin author photo

 

Tangkapan layar dari sebuah rekaman CCTV dilokasi kejadian yang menunjukan pelaku penjambretan sebuah kalung emas di Jl Dr. Wahidin Kota Pontianak.SUARAPONTIANAK/SK
Pontianak (Suara Pontianak) — Aksi penjambretan kembali terjadi di wilayah Kota Pontianak. Seorang perempuan bernama Wulan (31) menjadi korban penjambretan di Gang Batas Pandang, Jalan Dr. Wahidin, Kecamatan Pontianak Kota, Selasa pagi (23/12/2025), sekitar pukul 06.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban berada di area belakang rumahnya untuk mencari kucing peliharaan. Dalam situasi itu, seorang pria tak dikenal tiba-tiba datang mendekat menggunakan sepeda motor dan langsung melancarkan aksinya.

“Pelaku datang dari arah depan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa pelat nomor. Pelaku mengenakan masker, jaket hitam, dengan potongan rambut pendek,” ujar Wulan.

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menarik paksa kalung emas yang dikenakan korban, lalu melarikan diri dengan kecepatan tinggi meninggalkan lokasi kejadian.

“Pelaku langsung menarik paksa kalung emas yang saya kenakan dan langsung kabur,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan kalung emas seberat 17 gram. Wulan pun segera melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian dan berharap pelaku dapat segera ditangkap.

“Sudah saya buat laporan ke polisi. Saya berharap kepolisian bisa segera menangkap pelaku dan menemukan kembali kalung milik saya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wulan mengungkapkan bahwa kalung emas tersebut memiliki nilai emosional tinggi, karena merupakan kenang-kenangan sejak kecil. Kalung itu dilengkapi liontin bertuliskan nama “Yayang”.

“Saya berharap apabila ada yang mencoba menjual kalung emas dengan tulisan ‘Yayang’ pada liontinnya, agar tidak dilayani dan segera menghubungi pihak kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian diketahui telah mengantongi rekaman CCTV di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hingga kini, pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran oleh aparat kepolisian.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini