![]() |
| Peninjauan salah satu stand oleh Gubernur Kalbar Ria Noirsan didampingi wakil bupati Sukiryanto.SUARAPONTIANAK/SK |
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menjelaskan bahwa Gema Membangun Desa merupakan langkah terobosan dalam memperkuat pembangunan dari desa menuju kota. Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga penguatan sumber daya manusia hingga implementasi konsep ekonomi hijau yang dimulai dari desa.
“Berbagai pelayanan seperti KTP, Samsat, dan SIM dilakukan dalam agenda Gema Membangun Desa sehingga memudahkan masyarakat yang jauh dari pusat pelayanan,” ujar Ria Norsan.
Ia menambahkan, program ini akan terus diperluas. Ke depan, jajaran pemerintah provinsi akan bermalam di desa-desa yang dikunjungi, sehingga dapat berinteraksi lebih dekat dengan warga dan menjalankan berbagai kegiatan sosial.
“Kami akan berinteraksi, berolahraga bersama, serta mendengar langsung keluhan masyarakat dari dekat,” katanya.
Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menyampaikan apresiasi atas dipilihnya daerahnya sebagai lokasi pertama peluncuran program tersebut. Menurutnya, Gema Membangun Desa akan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Nantinya program ini juga akan fokus pada perbaikan infrastruktur dan langsung menyasar masyarakat, termasuk di Batu Ampar. Saya akan berkomunikasi dengan Pak Bupati untuk mendukung penuh,” jelasnya.
Sukiryanto menegaskan bahwa program ini menjadi harapan baru bagi warga yang selama ini mengalami keterbatasan akses pelayanan kesehatan, administrasi, dan berbagai kebutuhan publik lainnya.
Dengan kehadiran Gema Membangun Desa, pemerintah menargetkan pembangunan desa di Kalbar semakin cepat, merata, dan inklusif, sehingga seluruh masyarakat bahkan hingga wilayah terdalam dapat merasakan layanan dan pembangunan secara langsung.[SK]
