![]() |
| Sada Alma Arkarna, siswi kelas IX SMP Negeri 3 Pontianak tampilkan budaya Dayak di Jepang.SUARAPONTIANAK/SK |
Gadis kelahiran Oktober 2010 ini tampil memukau memperkenalkan seni dan kearifan lokal Kalimantan Barat melalui pertunjukan tari, lokakarya budaya, serta sesi pertukaran seni bersama masyarakat Jepang.
Dalam penampilannya, Alma membawakan tarian tradisional “Doh Kayaan Apang Aruu”, mengenakan busana adat khas Suku Dayak Kayaan Mendalam dari Kabupaten Kapuas Hulu. Busana tersebut terdiri dari ikat kepala, aksesori telinga panjang, manik-manik berwarna cerah, dan rok tradisional yang memancarkan keindahan budaya Dayak.
Tak hanya menari, Alma juga memperkenalkan tradisi apang aruu’ atau budaya telinga panjang, ciri khas perempuan Suku Dayak Kayaan Mendalam yang mencerminkan nilai keindahan dan kebijaksanaan. Tradisi ini menarik perhatian masyarakat Jepang yang antusias mengenal budaya Kalimantan Barat.
“Mereka bilang keren,” ujar Alma dengan senyum bangga.
Selain Alma, kegiatan ini juga diikuti oleh Duta Budaya dari berbagai daerah di Indonesia seperti Bali, Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Yogyakarta, dan Jawa Tengah. Mereka menampilkan kekayaan budaya Nusantara melalui tarian, pantun, dan pameran seni.
Menariknya, ini bukan kali pertama Alma tampil di ajang internasional. Pada tahun 2024, ia juga dipercaya mengikuti Cultural Mission ke Italia, tepatnya di Roma dan Luca, menjadikannya satu-satunya peserta yang sudah dua kali terpilih mewakili Indonesia dalam misi budaya dunia.
“Alma ini sudah ditunjuk dua kali, dan satu-satunya peserta yang pernah ikut dua kali,” ujar Puji Rahayu, ibu Alma, dengan rasa haru dan bangga.
Bakat seni Alma tumbuh sejak kecil dalam lingkungan keluarga yang mencintai seni dan budaya. Ia aktif berlatih di salah satu sanggar tari di Pontianak dan mengikuti ekstrakurikuler tari di sekolahnya.
“Kadang Alma juga membuat gerakan tarian sendiri,” tambah sang ibu.
Selain berprestasi di bidang seni, Alma juga unggul di bidang akademik. Ia kerap meraih peringkat tiga besar di kelas dan memenangkan beberapa lomba akademik di tingkat sekolah.
Dengan semangat dan dedikasi tinggi, Sada Alma Arkarna menjadi inspirasi bagi generasi muda Kalimantan Barat untuk terus menjaga, mencintai, dan memperkenalkan budaya Indonesia di kancah dunia.[SK]
