![]() |
| Bupati Landak, Karolin Margret Natasa pada acara penyerahan CSR dari PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat. (Suarakalbar/Redaksi) |
Landak
(Suara Kalbar) – PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat
menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) yang diterima
langsung oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa. Program CSR itu untuk membantu
desa di wilayah Kabupaten Landak melalui bantuan modal usaha Payment Point
Online Banking (PPOB) kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan untuk
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Kegiatan
dilangsungkan di Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak pada Selasa (24/9/19)
siang. Bupati Landak mengucapkan terima kasih kepada pihak PLN yang sudah mau
berpartisipasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Landak melalui dana CSR
yang dapat dimanfaatkan secara baik oleh desa.
“Terima
kasih kepada PLN yang sudah berpastisipasi memberikan CSR ke Kabupaten Landak
guna mendukung pembangunan. Saya harap BUMDes yang mendapatkan bantuan CSR
secara langsung dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin dan tidak berpatokan
hanya pada bantuan-bantuan yang sifatnya sementara. Perbanyak inovasi-inovasi
baru yang dapat mengembangkan BUMDes masing-masing. Untuk BUMDes yang dipercaya
melayani pembayaran listrik dari PLN dapat melakukan kerjasama yang baik dan
hasil keuntungannya bisa dimanfaatkan untuk desa,” jelasnya.
“Saya
mengajak kepada pihak PLN terus melakukan terobosan terbaru lagi selain dari
Payment Point Online Banking (PPOB) dengan memanfaatkan BUMDes ini sebagai
outlet resmi pembayaran sehingga lebih lancer pembayaran tagihan listrik.
Selanjutnya saya berharap adanya kerjasama lebih lanjut dari PLN dalam membuka
akses penerangan di desa-desa yang belum teraliri listrik, terutama
daerah-daerah yang terjangkau dan terdekat aksesnya utuk segera menjadi
prioritas,” ungkapnya.
Manager
UP3 Pontianak, Ari Prasetyo yang merupakan perwakilan dari PLN Unit Induk
Wilayah Kalbar menyampaikan bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian
perusahaan terhadap lingkungan, khususnya pada usaha kecil dan Pendidikan.
“Bantuan
penguatan unit usaha desa dan pembuatan taman bermain senilai Rp86,5 juta bagi 7
Badan Usaha Milik Desa dan PAUD di Kabupaten Landak. Bantuan yang berasal dari
program PLN Peduli pada sektor pemberdayaan masyarakat. Kami harap bantuan ini
bisa meningkatkan pendapatan desa, karena modal usaha ini akan memudahkan akses
pembayaran tagihan PDAM, BPJS dan listrik bagi masyarakat,” terangnya.
Penulis:
Tim Liputan MC
