Pontianak (Suara Pontianak) – Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan generasi muda Kalimantan Barat. Celine, siswi kelas XI SMKN 5 Pontianak, berhasil lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional Tahun 2026. Pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Agustus mendatang, ia akan mengemban tugas kehormatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, mewakili Provinsi Kalimantan Barat bersama seorang pelajar asal Kabupaten Sintang.Celine bersama Kepala Sekolah SMKN 5 Pontianak.SUARAPONTIANAK/SK
Keberhasilan tersebut menjadi puncak dari perjuangan panjang yang harus dilalui melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari tingkat Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, hingga seleksi nasional. Berbekal tekad, disiplin, dan kerja keras, Celine mampu bersaing dengan peserta-peserta terbaik hingga akhirnya dipercaya menjadi wakil Kalimantan Barat di ajang paling bergengsi bagi anggota Paskibraka.
Celine menceritakan, proses seleksi dimulai sejak Maret 2026 melalui tahapan administrasi yang kemudian dilanjutkan dengan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), psikotes, hingga tes kepribadian.
"Awalnya Celine seleksi dulu di tingkat kota, mulai dari seleksi administrasi, kemudian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), setelah Lebaran dilanjutkan dengan tes kepribadian dan psikotes. Di tingkat kota tidak ada tes wawancara," ujarnya saat diwawancarai, Selasa (30/6/2026).
Setelah berhasil melewati seluruh tahapan di tingkat kota, Celine bersama tiga peserta lainnya mendapat kesempatan mengikuti seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
"Setelah itu Celine ditelepon oleh Kesbangpol Pontianak untuk lanjut ke tingkat provinsi. Ada empat orang yang berangkat, dua dari SMKN 5 dan dua dari SMAN 1 Pontianak. Puji Tuhan, Celine akhirnya terpilih mengikuti seleksi tingkat pusat," tuturnya.
Bagi Celine, pencapaian tersebut menjadi pengalaman yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Ia mengaku masih sulit mempercayai bahwa dirinya kini menjadi salah satu anggota Paskibraka Nasional yang akan bertugas di Istana Negara.
"Yang pastinya bangga, terharu, dan tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Awalnya Celine bukan di bidang paskib, tetapi ternyata bisa sampai ke tingkat nasional. Perjalanannya memang berat, tetapi saya sangat bersyukur," katanya.
Keberhasilan itu juga membawa kebahagiaan besar bagi keluarganya. Celine mengungkapkan kedua orang tuanya tak mampu menyembunyikan rasa haru saat menerima kabar dirinya lolos sebagai wakil Kalimantan Barat di tingkat nasional.
"Orang tua menangis karena bangga dan terharu. Mereka berpesan agar saya tetap rendah hati, tidak sombong, selalu berdoa, dan mengandalkan Tuhan dalam setiap proses," ungkapnya.
Menariknya, sebelum mengenal dunia Paskibraka, Celine justru lebih aktif di bidang seni, khususnya tari dan musik. Ketertarikannya terhadap paskib muncul setelah melihat aktivitas ekstrakurikuler Paskibraka di SMKN 5 Pontianak yang menurutnya penuh semangat dan kekompakan.
"Awalnya saya sebenarnya lebih suka di bidang seni. Tapi setelah masuk SMKN 5 Pontianak dan melihat ekskul paskib yang terlihat seru, saya mencoba keluar dari zona nyaman. Ternyata memang sangat menyenangkan," ujarnya.
Seiring waktu, ia merasakan bahwa Paskibraka bukan sekadar melatih kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta rasa kekeluargaan yang begitu kuat.
"Paskibraka bukan hanya belajar baris-berbaris, tetapi juga tentang kekeluargaan. Di SMKN 5 hubungan dengan senior juga sangat baik, tidak ada rasa canggung, tetapi kami tetap menghormati mereka," katanya.
Kini, menjelang keberangkatannya ke Jakarta, Celine mengaku mulai merasakan campuran rasa gugup sekaligus antusias. Kesempatan bertugas di Istana Negara dan menjadi bagian dari upacara kenegaraan merupakan impian yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
"Pastinya deg-degan, senang juga karena nanti bisa tampil di Istana dan mungkin masuk televisi. Saya sebenarnya ingin menjadi pembawa baki, tetapi apa pun tugas yang diberikan nanti saya tetap bersyukur. Bisa lolos sampai tingkat nasional saja sudah menjadi kebanggaan besar bagi saya," ucapnya penuh semangat.
Celine bertekad memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional. Baginya, amanah sebagai anggota Paskibraka Nasional bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membawa nama daerah dengan penuh dedikasi, disiplin, dan rasa cinta tanah air.
Keberhasilan Celine diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk berani keluar dari zona nyaman, terus mengembangkan potensi diri, serta tidak takut mencoba tantangan baru. Dengan kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah, generasi muda Kalimantan Barat diyakini mampu terus menorehkan prestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional