Pontianak (Suara Pontianak) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji dengan menggelontorkan stimulus pembiayaan lokal sebesar Rp1,09 miliar untuk musim haji 2026.
Gubernur Kalbar Ria Norsan saat menyapa jemaah Haji.SUARAPONTIANAK/SK
Bantuan dengan total Rp1.090.850.000 tersebut difokuskan untuk meringankan beban jemaah, khususnya pada kebutuhan layanan di dalam negeri, mulai dari transportasi darat, akomodasi, hingga konsumsi selama proses keberangkatan dan pemulangan.
Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Kalbar tercatat sebanyak 1.858 orang, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 2.519 orang. Penurunan jumlah ini berdampak pada meningkatnya beban biaya yang harus ditanggung oleh masing-masing jemaah.
Sebagai bentuk kehadiran pemerintah daerah, Pemprov Kalbar mengambil langkah intervensi melalui bantuan biaya lokal guna menjaga keterjangkauan biaya haji bagi masyarakat.
Adapun rincian bantuan meliputi transportasi darat dari asrama haji menuju bandara di Pontianak maupun Batam sebesar Rp784.000.000, biaya akomodasi asrama haji sebesar Rp137.510.000, serta konsumsi jemaah di Asrama Haji Pontianak dan Batam sebesar Rp169.340.000.
Sementara itu, biaya transportasi udara rute Pontianak–Batam pulang-pergi masih menjadi tanggungan jemaah. Hal ini disebabkan keterbatasan kemampuan APBD di tengah kenaikan harga layanan penerbangan yang dipengaruhi lonjakan harga avtur.
Meski demikian, Pemprov Kalbar terus mengoptimalkan dukungan pada komponen biaya yang dapat diakomodasi melalui APBD, khususnya layanan darat, konsumsi, dan fasilitas asrama haji.
Kebijakan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, yang memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk membiayai kebutuhan transportasi serta layanan lokal jemaah sesuai kemampuan fiskal daerah.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Kalbar dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lebih nyaman, aman, dan terfasilitasi dengan baik bagi seluruh jemaah asal Kalimantan Barat.[SK]