Identifikasi Korban Helikopter PK-CFX di Pontianak Berjalan Lancar, Empat Jenazah Sudah Terungkap

Editor: Admin author photo

Kabid Dokkes Polda Kalbar, Kombes Pol Subur saat diwawancarai pada Jumat (17/04/2026).SUARAPONTIANAK/SK
Pontianak (Suara Pontianak) – Proses identifikasi jenazah korban kecelakaan helikopter Airbus H-130 PK-CFX yang jatuh di Kabupaten Sekadau terus berlangsung intensif di RS Bhayangkara Pontianak, Jumat (17/4/2026).

Seluruh jenazah yang telah dievakuasi dari lokasi kejadian langsung ditangani oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Kalimantan Barat guna memastikan identitas korban secara akurat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Bidang Dokkes Polda Kalbar, Subur, menyampaikan bahwa hingga saat ini empat dari delapan korban telah berhasil diidentifikasi dan dinyatakan sesuai dengan data antemortem yang diberikan keluarga. Sementara itu, beberapa korban lainnya masih dalam proses pencocokan data lanjutan.

“Korban delapan orang ini sudah berada di RS Bhayangkara Pontianak sejak pukul 10.30 WIB, ditangani oleh empat dokter, termasuk empat dokter spesialis forensik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, delapan korban terdiri dari satu warga negara asing asal Malaysia, satu warga Kalimantan Barat dari Kabupaten Melawi, serta enam korban lainnya berasal dari luar daerah Kalbar.

Menurut Subur, proses identifikasi difokuskan pada pencocokan data antemortem dan postmortem, termasuk identifikasi melalui ciri fisik yang masih dapat dikenali dengan jelas.

“Wajah korban masih dalam kondisi baik dan bisa dikenali. Tinggal dicocokkan dengan keterangan keluarga untuk memastikan identitas,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa proses identifikasi sejauh ini berjalan tanpa kendala berarti, berkat kondisi jenazah yang masih memungkinkan untuk dikenali serta kesesuaian data yang diperoleh.

“Untuk sementara tidak ada kendala. Proses berjalan lancar karena kondisi korban masih bisa dikenali dan data antemortem serta postmortem juga sesuai,” tambahnya.

Proses identifikasi ini menjadi tahapan krusial dalam penanganan pascakecelakaan, sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga masing-masing. Tragedi jatuhnya helikopter PK-CFX sendiri masih menyisakan duka mendalam bagi masyarakat, sekaligus menjadi perhatian serius dalam upaya peningkatan keselamatan penerbangan di masa mendatang.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play