Pontianak (Suara Pontianak) – Ribuan masyarakat memadati pusat Kota Pontianak untuk menyaksikan kemeriahan Parade Naga Bersinar pada malam puncak perayaan Cap Go Meh 2026. Perhelatan budaya ini tidak hanya menarik perhatian warga lokal, tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Salah satu naga pada Parade Naga Bersinar Jalan Gajah Mada pada Selasa (03/03/2026) malam.SUARAPONTIANAK/SK
Ketua Panitia Cap Go Meh Pontianak, Hendry Pangestu Lim, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap perayaan Cap Go Meh tahun ini sangat tinggi. Menurutnya, kehadiran ribuan pengunjung turut memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak.
“Kita bisa melihat antusias masyarakat saat ini sangat besar. Ada juga pengunjung dari mancanegara yang datang malam ini. Walaupun karena sangat ramai kita tidak tahu satu per satu, yang jelas Cap Go Meh memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi Pontianak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Cap Go Meh merupakan perayaan hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek yang menandai penutupan rangkaian perayaan Imlek bagi masyarakat Tionghoa.
“Cap Go Meh adalah Imlek yang kelima belas, yaitu penutupan Imlek. Biasanya masyarakat Tionghoa merayakannya dengan penuh sukacita melalui arak-arakan naga dan barongsai yang kini menjadi tradisi di Kalimantan Barat,” tambahnya.
Kemeriahan parade yang dihiasi lampu warna-warni pada naga raksasa tersebut menjadi salah satu atraksi utama yang menyedot perhatian pengunjung. Tidak sedikit masyarakat yang mengabadikan momen tersebut sebagai bagian dari pengalaman budaya khas Pontianak.
Ke depan, Hendry berharap penyelenggaraan Cap Go Meh di Pontianak dapat terus ditingkatkan agar semakin meriah dan mampu menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus daya tarik wisata budaya daerah.
“Mudah-mudahan ke depan panitia akan mengkaji lagi agar event-event seperti ini bisa kita buat lebih meriah lagi,” pungkasnya.[SK]