Wabup Nyalakan Lampu Perdana 1001 Ketupat, Bukti Kompaknya Masyarakat Jongkat

Editor: Editor : Dian Sastra author photo

Pemasangan lampu hias 1001 ketupat di Desa Jungkat, Kecamatan Jongkat, yang penyalaan perdananya dilakukan oleh Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, Minggu (12/4/2021) malam. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist

Mempawah (Suara Kalbar) – Di bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri 1442 Hijriah nanti, sepanjang jalan raya Jungkat, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, bakal semarak dan indah dengan pemasangan lampu hias ketupat.

Jumlahnya, tak tanggung-tanggung. Panitia pelaksana yang terdiri atas gabungan masyarakat Melayu dan Tionghoa di Desa Jungkat, berencana memasang lampu hias sebanyak 1001 buah, bahkan mungkin lebih dari itu.

Penyalaan perdana lampu ketupat tersebut dimulai di Pasar Rakyat Jungkat, Minggu (11/4/2021) malam, oleh Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mempawah, Julina.

Saking serunya acara itu, wajar lah Wabup Muhammad Pagi, mengaku sangat terkesan dan bersemangat.

Menurutnya, inisiasi masyarakat multi etnis di Desa Jungkat untuk menyemarakkan Ramadan dan Idul Fitri 1442 H dengan pemasangan lampu hias lampion maupun ketupat ini, patut didukung semua pihak.

“Masya Allah luar biasa. Ini bukti bahwa masyarakat Jungkat sangat kompak. Etnis Melayu dan Tionghoa bisa berjalan beriringan, bergandengan tangan, saling tolong-menolong dalam kebaikan,” ujarnya terharu.

Ia berharap, kebersamaan seperti ini dapat terus dipertahankan.Tidak saja dalam perayaan hari besar keagamaan, tapi juga di kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

“Terkait dengan pemasangan lampu hias, saya harap jumlahnya tidak hanya 1001 buah, tapi lebih dari itu. Kalau bisa, pasang sebanyak-banyak hingga mencapai 2001 buah,” ungkap Muhammad Pagi yang disambut tepuk tangan dan sorak-sorai masyarakat yang hadir.

Penyalaan perdana lampu hias 1001 Ketupat di Desa Jungkat turut dirangkai dengan penyerahan tali asih bagi para anak yatim dari Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist 

Usai menyalakan secara simbolis lampu hias 1001 lampion dan ketupat perdana, Muhammad Pagi didampingi Julina, selanjutnya menyerahkan santunan bagi sejumlah anak yatim piatu di Desa Jungkat.

Sementara itu, Imanuddin, Ketua Panitia Lampu Hias Lampion dan Ketupat Desa Jungkat, menjelaskan, program kegiatan pemasangan lampu hias ini sudah memasuki tahun kedua. Dimulai dari Imlek tahun lalu.

“Tidak sekedar untuk menyemarakkan hari besar keagamaan di Desa Jungkat, tapi merupakan wadah kami untuk mempererat persatuan dan kesatuan antar umat beragama, serta masyarakat sosial di Kecamatan Jongkat,” bebernya.

Menariknya, kepanitiaan lampu hias lampion dan ketupat ini merupakan gabungan masyarakat Melayu maupun Tionghoa, yang bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran Jungkat Raya (PKJR), Remaja Masjid Shahibul Kahfi (REMAFI) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jongkat.

“Adapun format lampu hias yang akan digunakan adalah ketupat lurus dan zigzag. Sedangkan jumlahnya, diperkirakan lebih dari 1001 buah. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Desa Jungkat agar kegiatan pemasangan lampu hias ini berjalan lancar,” pungkas Imanuddin.

 

Penulis : Distra

Share:
Komentar

Berita Terkini