![]() |
| Peserta Gawai |
Ketua Panitia Agustinus Ariyono Edi mengatakan, gawai adalah sebagai rasa syukur kepada tuhan yang maha kuasa atas perolehan usaha tanam padi warga dan di harapkan tahun depan hasilnya semakin lebih baik lagi.
"Selain itu, gawai dayak suku Banyur kerap menggunakan simbol burung kenyalang,"katanya.
Menurut kepercayaan mereka kata Agustinus karena burung kenyalang digambarkan sebagai wujud rasa syukur yang di berikan kepada tuhan yang maha kuasa.
" Diharapkan simbol burung kenyalang ini dapat memberikan dampak positif khususnya bagi kehidupan masyarakat yang ada di lingkungan SP Satu Belitang, " ungkapnya.
Kegiatan ini juga di meriahkan dengan sejumlah pertunjukan tarian dayak, lomba mengunyah sirih dan kegiatan pangkak gasing.
Penulis : Muhammad Sandi
Editor: Kundori
